Bulan Ramadhan adalah waktu istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui berbagai ibadah. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan adalah shalat tarawih, yang dikerjakan setiap malam selama sebulan penuh. Di antara malam-malam tarawih tersebut, malam pertama memiliki keutamaan yang luar biasa sebagai momentum untuk memulai ibadah puasa Ramadhan dengan hati yang bersih.
Fadhilah Malam Pertama
Menurut kitab Durratun Nasihin, terdapat penjelasan bahwa pada malam pertama, dosa-dosa seorang mukmin yang melaksanakan shalat tarawih akan dihapuskan seolah-olah ia baru lahir dari kandungan ibunya. Bunyi keterangan tersebut adalah:
Artinya: “Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melaksanakan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.”
Keterangan ini mengandung pesan bahwa dengan melaksanakan shalat tarawih secara ikhlas di malam pertama, seorang mukmin mendapatkan kesempatan untuk memulai ibadah puasa Ramadhan dengan keadaan suci. Hal tersebut merupakan bentuk rahmat dan kasih sayang Allah, yang mengampuni dosa-dosa hamba-Nya sebagai bentuk permulaan untuk meningkatkan keimanan.
Motivasi untuk Memulai Ibadah
Keutamaan malam pertama ini seharusnya menjadi pendorong bagi setiap umat Islam untuk memanfaatkan awal Ramadhan sebaik mungkin. Dengan terhapusnya dosa-dosa yang telah lalu, malam pertama membuka pintu harapan dan semangat baru untuk terus memperbaiki diri. Tidak hanya membersihkan hati, ibadah tarawih juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Sebagai tambahan, beberapa ulama menekankan bahwa yang terpenting dalam melaksanakan shalat tarawih adalah keikhlasan dan konsistensi. Tak perlu terlalu khawatir mengenai jumlah raka’at, karena niat yang tulus untuk mendapatkan ridha Allah adalah kunci utama dalam setiap ibadah. Keutamaan malam pertama merupakan motivasi untuk menapaki sisa bulan Ramadhan dengan semangat yang tinggi.
Dengan memahami fadhilah ini, diharapkan setiap mukmin semakin termotivasi untuk mendirikan shalat tarawih dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan. Semoga melalui ibadah ini, kita mendapatkan keberkahan serta ampunan dari Allah SWT, dan Ramadhan menjadi momentum perubahan positif dalam hidup kita.