Featured image of post Ramadhan Plus: Fadhilah Shalat Tarawih pada Malam ke-2 menurut Kitab Durratun Nasihin

Ramadhan Plus: Fadhilah Shalat Tarawih pada Malam ke-2 menurut Kitab Durratun Nasihin

Bulan Ramadhan adalah waktu yang istimewa untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Shalat tarawih, ibadah yang dikerjakan setiap malam selama bulan Ramadhan, merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Di antara malam-malam tarawih tersebut, malam kedua memiliki keutamaan khusus yang harus dijadikan motivasi dalam menapaki sisa bulan penuh berkah ini.

Fadhilah Malam Kedua

Dalam kitab Durratun Nasihin, dijelaskan bahwa pada malam kedua, dosa-dosa seorang mukmin yang melaksanakan shalat tarawih akan diampuni, begitu pula dosa kedua orang tuanya apabila keduanya adalah mukmin. Bunyi keterangan tersebut adalah:

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَةِ يُغْفَرُ لَهُ وَلِأَبَوَيْهِ اِنْ كَانَا مُؤْمِنَيْنِ

Artinya: “Pada malam kedua, orang yang shalat tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.”

Keutamaan ini menunjukkan betapa besar rahmat Allah bagi hamba-Nya. Dengan diampuni dosanya, seorang mukmin mendapatkan kesempatan untuk memulai kembali dengan hati yang bersih, sekaligus membawa keberkahan bagi kedua orang tuanya yang beriman.

Makna dan Motivasi

Ampunan dosa pada malam kedua bukan hanya sebuah janji, melainkan juga merupakan motivasi agar setiap mukmin konsisten dalam mendirikan shalat tarawih. Dibarengi doa, amalan sunnah ini diharapkan mampu membuka jalan menuju peningkatan keimanan serta ketaatan kepada Allah SWT.

Selain itu, keutamaan ini mengajarkan bahwa kebaikan yang dilakukan secara bersama, baik untuk diri sendiri maupun keluarga, memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah. Dengan begitu, umat Islam didorong untuk tak hanya melaksanakan ibadah secara ritual, tetapi juga menginternalisasi makna ampunan sebagai pendorong untuk terus berbenah diri dan meningkatkan amal kebaikan.

Setelah mengetahui keutamaan pada malam kedua, ini menjadi motivasi agar setiap mukmin melanjutkan ibadah dengan sepenuh hati, menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk perbaikan diri dan keluarga. Semoga dengan keutamaan ini, setiap langkah dalam ibadah tarawih menjadi jalan mencari keberkahan dan rahmat Allah SWT.

comments powered by Disqus
Built with Hugo